Aku pernah singgah ke matamu
Lalu memetik rindu
Yang menempel pada bulu mata rontok di pipi kiri wajahmu
Aku pernah singgah ke matamu
Tempat segala sedih kau simpan
Dengan rapi, juga getir yang enggan
Kau bagi, selain pada cermin
Aku pernah singgah ke matamu
Yang lebih jernih dari langit pagi, sebelum cemas menjadi polusi
Berharap air mata menjadi mata air suci
Sebagai juru selamat yang memantrakan sunyi
Aku hanya singgah ke matamu
Setiap hari, mencari cara dan celah
Yang baik untuk dapat hidup di dalamnya sebagai
pengganti sepi.
Lalu memetik rindu
Yang menempel pada bulu mata rontok di pipi kiri wajahmu
Aku pernah singgah ke matamu
Tempat segala sedih kau simpan
Dengan rapi, juga getir yang enggan
Kau bagi, selain pada cermin
Aku pernah singgah ke matamu
Yang lebih jernih dari langit pagi, sebelum cemas menjadi polusi
Berharap air mata menjadi mata air suci
Sebagai juru selamat yang memantrakan sunyi
Aku hanya singgah ke matamu
Setiap hari, mencari cara dan celah
Yang baik untuk dapat hidup di dalamnya sebagai
pengganti sepi.


0 komentar:
Posting Komentar